Bagaimana sih kita memaknai kehidupan ini? tentunya kita tahu bahwa kehidupan kita ini bukan sekedar hidup saja.

Kita hidup di dunia ini mempunyai visi dan misi yang mengarahkan kita pada hakekat yang sebenarnya yaitu melakukan segala sesuatu dengan niat beribadah kepada Allah SWT semata.

Jangan sampai kita hidup di dunia ini, hanya melakukan hal yang sia-sia atau melenakan. Tapi buatlah hidupmu lebih bermakna, dengan melakukan sesuatu yang bermanfaat lebih-lebih bisa memberikan manfaat kepada orang lain.

Dalam artikel ini kita belajar memaknai kehidupan ini dengan sebenar-benarnya, bahwa kelak ada kehidupan yang lebih abadi dan kekal yaitu kehidupan di ‘Akhirat’.

Nah, di kesempatan kali ini Kutipanpena akan menyampaikan beberapa artikel tentang kehidupan. Yang semoga dengan artikel ini bisa membuat kehidupan kita lebih bermakna.

Perjalanan Kehidupan Manusia

perjalanan kehidupan

pixabay.com

Arti kehidupan – Seiringnya berkembangnya usia, akal manusia pun juga turut berkembang, intelegasi meningkat, kemudian tak jauh dari lubuk hatinya ia bertanya pada dirinya sendiri, “mengapa aku di sini?”.

Kemudian pertanyaan itu dijawab “aku disini untuk makan dan minum,” tetapi jika dipikirkan secara mendalam, hal semacam ini juga dilakukan oleh hewan. Jika demikian apa bedanya kita dengan ciptaan Allah yang lain? Jawaban ini pastinya tidak tepat.

Kemudian muncul jawaban yang lain, “aku di sini untuk mendapatkan kehormatan”. 

Kehormatan tidak akan didapat dengan sendirinya, seseorang haruslah bersikap rendah hati. dan saling menghormati dengan orang lain agar nantinya mendapatkan kehormatan yang dicarinya.

Ketika kita melihat lebih teliti dalam perjalanan hidup kita, kita melihat bahwa keinginan diri kita adalah satu-satunya yang kita ketahui.

Sementara kita tidak dapat mengetahui kebutuhan diri sejati, yaitu kebutuhan batin kita.

Kita tahu bahwa kita menginginkan kehidupan yang nyaman dan tentram, makanan dan pakaian yang layak, mendapat kehormatan, dan semua itu adalah keinginan kita yang tampak jelas. Namun semua itu tidak selalu menyertai kita.

Sejenak berfikir bahwa apa yang kita punya hanya sedikit dan mungkin dibutuhkan lebih banyak lagi untuk memuaskan keinginan kita.

Bahkan, andaikata seluruh alam semesta berada dalam genggaman kita, tetap saja tidak bisa memuaskan keinginan kita.

Hidup adalah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, dan kesempurnaan hidup hidup adalah tujuan akhir dari kehidupan yang sempurna ini.

Fitrah manusia tentunya ingin agar hidupnya lebih bermakna, dan tidak berakhir dengan sia-sia.

Allah menciptakan manusia agar tidak melakukan kesia-sian, setiap manusia akan kembali kepada-Nya untuk diminta pertanggungjawaban ketika hidup di dunia.

Dengan demikian, keyakinan kita sebagai seorang muslim akan adanya kehidupan akhirat menambah keimanan kita dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Sebaliknya orang yang tidak beriman dengan memaknai hidupnya hanya dalam memikirkan kehidupan duniawi saja, tidak tahu apa kehidupan di akhirat.

Ia sadar bahwa tidak semua yang diusahakan dan diperjuangkannya itu bisa tercapai. Tetapi ia tidak kecewa dan ridha karena ia yakin perjuangannya tidak sia-sia, semua pasti ada balasnnya kelak di akhirat.

Merasa Lelah dengan Hidup ini dan Putus Asa

merasa lelah dalam hidup

pixabay.com

Ada seorang pemuda yang hidupnya hanya berfoya-foya, pergaulan bebas, dan lain-lain. Dia sudah terjerumus ke dalam dosa-dosa yang telah diperbuat, di mana dosa itu adalah kenikmatan duniawi yang dosanya sangat berat.

Disuatu ketika seorang pemuda itu duduk sendirian dan termenung memikirkan dosa-dosanya. Masih terbesit di hatinya bahwa dia tidak punya harapan untuk hidup, karena telah banyak melakukan dosa besar.

Akhirnya dia berpikir untuk bunuh diri dan tak bisa melanjutkan hidupnya. Sudah tak ada lagi gunanya hidup.

Tapi dia teringat dengan ucapan temannya yang sholeh. “Allah itu Maha Pengasih Maha Penyayang, Ampunan Allah lebih besar daripada dosa-dosamu, bertobatlah sebelum ajal menjemput.”

Sejak saat itu ia pun bangkit, memulai imannya membaca kalimat syahadat lalu mendirikan sholat.

Hingga pada akhirnya, pemuda itu menjadi orang yang berguna bagi masyarakat sekitarnya.

Ingatlah, keputus asaan adalah hal yang sangat dibenci oleh Allah. Maka dari itu mintalah petunjuk dari Allah agar kita menjadi orang yang berguna.

Allah SWT berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadat diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyanyang. (Az-Zumar: 53)

Putus asa merupakan dimana kamu kehilangan harapan dan tujuan hidup.

Sebagai seorang muslim yang taat, alangkah baiknya ketika kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan memasrahkan hasilnya kepada Allah serta tidak hilang harapan. Karena nanti Allah pasti memberikan hasil yang terbaik.

Kesimpulan dalam artikel ini untuk mengatasi putus asa adalah:

  1. Selalu mengingat Allah SWT dan janji-janji-Nya
  2. Bersyukur kepada Allah dari segala apa yang diberikan-Nya.
  3. Selalu berdo’a dan berkhusnuzon kepada Allah.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

Menjadi Orang Baik atau Orang Jahat Itu Pilihan Hidup

merasa lelah

pixabay.com

Saat anda membaca artikel tentang kehidupan ini, menurut kebanyakan pandangan manusia. Baik adalah sikap yang terpuji dan sangat dihormati oleh banyak orang, sedangkan jahat adalah sikap yang sangat dibenci oleh banyak orang.

Perilaku manusia adalah suatu hal yang dapat mencerminkan sikap dari seseorang, pada dasarnya segala sesuatu tidak dapat dipaksakan dalam satu defenisi dari seseorang.

Baik atau jahat itu relatif dari pandangan kita terhadap suatu sikap atau tingkah laku perilaku seseorang.

Ada pepatah mengatakan

“Sebaik-baiknya seseorang yangg memiliki perilaku baik pasti ada orang yang membencinya, dan sejahat-jahatnya sikap yang dimiliki seseorang pasti ada yang menyukainya.”

Jadi Orang Jahat

Kebanyakan orang berfikir menjadi orang jahat akan lebih mudah menjalani kehidupan ini.

Bebas melakukan apa saja, bebas mencuri, melukai orang lain dan merugikan orang lain asal dirinya senang dengan kelakuannya tersebut.

Saya beri contoh misalnya:

seorang begal yang berhasil mencuri motor orang lain dan dikemudian hari dia tertangkap dan disiksa oleh masyarakat hingga mati. Kalau anda beruntung saat menjadi orang jahat, jangan harap kamu akan beruntung di akhirat nanti.

  • Perilakunya yang tidak menyenangkan bagi banyak orang membuatnya memiliki banyak musuh.
  • Dijauhi oleh banyak orang setiap kali mendekat, orang itu akan merasa tidak nyaman.
  • Meskipun kaya tetapi hidupnya tidak tenang dengan apa yang dimilikinya melalui cara yang buruk.

Jadi Orang Baik

Menjadi orang sangatlah sederhana, tegantung kita mau melakukannya apa tidak. Itu pilihan hidup kita.

Tetapi banyak orang berfikir menjadi orang baik itu susah, bahkan ada juga yang mengatakan “Orang Baik Selalu Kalah” dan juga yang lainnya “Orang baik hanya ada di film-film” dan lain sebagainya.

Hal tersebut terjadi karena sebuah kekecewaan seseorang dikala melakukan sesuatu dengan niat baik tetapi tidak lebih baik dari apa yang diterima oleh orang jahat.

  • Sekalipun hidup sederhana tetapi akan terasa berkah karena tidak merugikan orang lain.
  • Membuat orang lain betah dengan kehadirannya.
  • Merasa tenang karena tidak pernah mencari masalah dengan orang lain.
  • Selalu dinanti-nantikan dan dirindukan oleh banyak orang dalam kehadirannya.

Ingat “Live Is Choice” Hidup adalah pilihan, dimana anda memiliki kehendak bebas untuk memilih.

Hidup ini selalu memberikan pilihan. Dan pilihan itu selalu ada selama kita masih diberi waktu untuk hidup di dunia ini.

Orang Bodoh vs Orang Pintar

orang bodoh

pixabay.com

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis. Agar bisninya berhasil, ia merekrut orang pintar

Hasilnya bos orang pintar adalah orang pintar.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka direkrut orang pintar untuk memperbaiki yang salah.

Alhasil, orang bodoh memerintah orang pintar untuk keperluannya.

Adapun orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah dan mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayar oarang pintar.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar.

Walhasil, orang pintar menjadi staf orang bodoh.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit.

Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan pekerjaan.

Cotohnya: Bill Gates, Dell, Henry Ford, Liem Swie Liong tidak pernah dapat S1, tetapi bisa menjadi orang kaya. Ribuan orang pintar bekerja untuk mereka dan ribuan jiwa keluarga bergantung pada mereka.

Yang dipertanyakan dari artikel ini adalah:

  1. Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh ?
  2. Pintaran mana, orang pinter atau orang bodoh ?
  3. Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh ?

Kesimpulannya adalah

Jangan lama-lama menjadi orang pinter

Jadilah orang bodoh yang pinter, daripada jadi orang pinter yang bodoh.

Kata kuncinya adalah ‘Resiko’ dan ‘Berusaha’. Karena orang bodoh berpikir pendek, maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resikonya betu-betul kecil.

Orang pinter berpikir panjang, maka dia bilang resikonya besar, selanjutnya dia tidak berusaha mengambil resiko tersebut dan mengabdi pada orang bodoh.

Di manakah posisi kita saat ini ?

Berhentilah meratapi keadaan kita yang sekarang. Ini hanya sebuah refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.

Semua pilihan dan keputusan ada di tangan kita untuk merubahnya.

Luangkan Waktu 60 detik untuk 10 tahun Mendatang

luangkan 60 detik

pixabay.com

“Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulitnya mengubah seluruh dunia ini.

Lalu aku putuskan untuk mengubah negaraku saja. Ketika aku sadari bahwa aku tidak dapat mengubah negaraku.

Aku mulai berusaha mengubah Kotaku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kotaku. Maka aku mulai mengubah keluargaku, kini aku semakin renta, aku pun tak bisa.

Aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri.

Masa depan merupakan sosok yang misterius yang menghantui jiwa setiap manusia, terutama pada seorang remaja.

Namun kebanyakan remaja pada saat ini tidak pernah memikirkan suatu hal pun yang biasa-biasanya namun sangat berpengaruh untuk masa depannya.

Lain halnya dengan pemuda yang di usia dini berusaha memanfaatkan mudanya dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti berusaha untuk dapat menghafal Al-Qur’an, melatih diri untuk selalu patuh kepada orang tua.

Dan ketika semua itu dilakukan, maka masa depannya pastinya akan jelas. Karena memiliki masa depan yang sukses adalah dimana keterampilan yang dimiliki sejak usia dini.

Artikel Luangkan waktu 60 detik untuk 10 tahun mendatang, maksudnya luangkan waktu mudamu dengan memilih kegiatan yang positif dan kreatif. Karena masa muda merupakan tolak ukur seseorang menjadi sukses di masa depan nanti.

Memang banyak orang yang dimasa mudanya biasa-biasa saja, namun di masa dewasanya mengalami sukses.

Tetapi kesuksesan tersebut tidak bertahan lama karena kurangnya pengalaman di saat usia muda. Sehingga terlihat berbeda dengan seorang yang sejak muda melakukan kegiatan kreatif dan inofatif.

Maka diusia dewasa mengalami sukses, maka kesuksesan tersebut dapat dipertahankan karena sudah mengalami lika-liku kehidupan ketika diusia muda dulu.

Penutup

Nah, itulah beberapa artikel tentang kehidupan yang semoga dengan artikel ini bisa mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik untuk masa depan kita.

Baca juga: Kumpulan kisah inspiratif islami

Silahkan share dan beri komentar sekiranya bermanfaat.

Sekian dan terima kasih.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *