Hai pemuda millenial dimana pun kalian berada. Berbicara tentang anak muda pada zaman sekarang atau biasa di sebut dengan “zaman now” khususnya di Indonesia ini.

Mengenai pembahasan anak muda zaman modern, rasanya sangat ironis sekali peran pemuda dan pemudi merasa kehilangan sosok karakter yang sebenarnya.

Ketika agama dan budaya tidak dapat menjangkau bahasa komunikasi anak muda yang kekinian, akhirnya agama hanya menjadi hiasan dalam kehidupan.

Nah, sebelum kita masuk ke materi tentang kultum untuk anak muda. Kita akan bahas dulu mengenai pemuda-pemuda pada zaman sekarang.

Para Pemuda Perindu Surga

para pemuda pencari

google.com

Gempuran media terhadap anak-anak muda semakin sengit. Betapa anak-anak muda, mulai sejak dari usia dini dianggap semakin mengkhawatirkan.

Dengan tema abadi yang berulang, namun dalam kemasan yang berbeda.

Modernisme memang kerap kali diterjemahkan bahasanya oleh para pemuda.

Coba lihat saja, anak muda yang baik-baik cenderung tertib disebut anak mama. Pemuda masjid atau rohis-rohis dibilang katro, sok suci, gak asyik.

Ruh anak muda itu dinamis, aktif bergaul dan penuh dengan ekspresi kemudaan.

Pada masa sekarang dengan tema “Islamic Lifestyle” dan dakwah kreatif agar nilai-nilai dakwah agama dapat sampai dengan kemasan yang kekinian yang sesuai dengan spirit anak muda.

Zaman berganti, generasi x pun telah bergeser menjadi generasi milenial. Bahasanya tentu mempunyai kemasan yang lain lagi. Namun tetap dengan tantangan masalah-masalah yang sama.

Para pemuda milenial lebih menyukai ceramah-ceramah dengan segala arah.

Yaitu guru yang bersahabat ngobrol santai sambil berbicara kata bijak. Guru atau ustadz yang dapat menyelipkan nasihat dalam canda tawanya. Ustadz gaul dalam arti bisa “bersama” mereka, bergaul dengan mereka. Sama bahasanya, sama gayanya.

Mengemas dakwahnya dengan berbagai cara yang menarik oleh para ustadz-ustadz untuk anak-anak muda zaman sekarang.

Dan juga ada banyak komunitas dakwah anak-anak muda. Dari mulai ODOJ (one day one juz), teras dakwah, pemuda hijrah, pejuang subuh, santridelik, komunitas film islami dll.

Dengan kekuatan share di media sosialnya, menjadi dorongan inspirasi yang dahsyat untuk para penggemarnya.

Sehingga banyak sekali program-program inspirasi anak muda bertebaran di berbagai media. Salah satunya yaitu program SHIFT-Gerakan Pemuda hijrah yang didirikan oleh Ustadz Hanan Attaki.

Semangat mereka, anak-anak muda itu adalah harapan bangsa ini.

Dengannya mimpi-mimpi dan harapan kebaikan akan tegak dengan benar, dengannya mimpi dan harapan tentang hari esok yang lebih baik akan semakin dekat sedekat-dekatnya.

Kumpulan Kultum untuk Anak Muda

Motivasi untuk Para Remaja

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pertama-tama dan yang paling utama kita senantiasa bersyukur atas limpahan rahmat dan nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita.

Yang telah memberikan banyak nikmat kepada kita yaitu nikmat Iman, nikmat Islam, dan nikmat sehat. Sehingga kita bisa dikumpulkan dalam majelis yang InsyaAllah berkah ini.

Tak lupa shalawat serta salam, tak henti-hentinya kita haturkan kepada Rasullah SAW, yang kita tunggu-tunggu syafaatnya di hari kiamat kelak.

Saudara yang saya cintai.

Hidup di dunia ini adalah perjuangan tanpa henti hinggga nanti kita hidup di akhirat.

Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan bisa bermanfaat bagi orang lain.

Tak ada rahasia untuk menggapai kesuksesan. Sukses itu dapat terjadi dengan kerja keras dan mau belajar dari kegagalan. Orang-orang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk menjadi yang terdepan adalah memulai dari sekarang. Kita tidak bisa menunggu dengan masa depan.

Kegagalan dapat dibagi menjadi 2 sebab, yakni.

  1. Orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan
  2. Orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir.

Maka dari itu, kita belajar dari sebuah kegagalan untuk mencapai tujuan kita dengan cara yang berbeda tentunya.

Tetapi seandainya kita tidak memiliki pengalaman kegagalan, belajarlah dari kegagalan-kegagalan orang lain. Karena kita tak dapat cukup lama untuk melakukan semua kegagalan itu sendiri.

Salah satu yang pasti adalah kita harus belajar dengan sungguh-sungguh dan bertekad untuk menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Seperti dalam Mahfudzot (kata mutiara bahasa Arab)

 اِجْهَدْ وَلاَ تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ

Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu akibat dari bermalas-malasan.”

Bangunlah karakter yang positif. Kita harus lebih hati-hati dalam memilih teman dan juga lingkungan yang kita tempati.

Jika kita menanan kebaikan maka kita akan memetik kebaikan itu juga.

Mulailah dari hal kecil.

Mulai dari diri sendiri.

Mulailah dari saat ini.

Cukup sekian materi kultum yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi kita semua. Semoga kita semua dapat menjadi orang-orang yang sukses di dunia maupun di akhirat kelak, amiin.

Wassalamualaikum wr. wb.

Gaul boleh, Sholeh harus

*Pembukaan seperti yang ada di artkel pertama, gak harus sama. Buatlah sekreatif mungkin agar para pendengar tidak bosan.

Remaja, salah satu fase masa di mana manusia berusaha untuk mencari jati dirinya.

Masa remaja dimulai ketika seorang anak masuk ke Sekolah Menengah Pertama, pada masa itu tentunya sahabat sudah mulai perkembangan fisiknya, bukan?

Shahibul Muslimin, 

Coba deh kita ingat-ingat lagi masa awal remaja kita dulu, pasti kita memiliki pergaulan yang sangat luas, teman bertambah banyak serta mengikuti tren jaman sekarang ini.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa dewasa ini pergaulan semakin bebas saja rasanya.

Hati ini sering merasa “ilfeel” ketika melihar para remaja sering nongkrong di pinggir jalan dengan sebatang rokoknya. Ada juga remaja yang nongkrong di pinggir jalan (bukan di jalan raya saja) bernyanyi dengan begitu asyiknya sehingga tidak menyadari orang yang disekitarnya.

Gaul memang menjadi salah satu kebutuhan para remaja dalam mengekspresi di dalam kehidupannya, tetapi perlu diketahui juga bahwa gaul yang berlebihan itu tidak baik.

Gaul untuk mengikuti perkembangan zaman pun tidak ada salahnya, asalkan tidak keluar dari jalan yang ditetapkan oleh Islam rahmatan lil ‘alamin, iya kan?

Pemuda adalah ujung tombak kemajuan bangsa. Jika para pemudanya rusak, bagaimana jadinya nasib bangsa ini? akan jadi apa bangsa ini jika para pemuda tidak tahu apa-apa, bahkan buta terhadap agamanya sendiri (Islam).

Maka dari itu, pentingnya untuk menjadi pemuda hamba Allah yang sholeh ini adalah sebuah kebenaran yang patut kita perjuangkan.

Islam dalam jiwa pemuda, penting untuk ditanamkan kuat-kuat agar dia bisa menjadi ujung tombak yang runcing.

Dengan itu dia bisa mengalahkan “musuh” dengan cepat. Selain itu, pemuda tidak akan mudah terpengaruh dengan nafsu yang selalu mengajak manusia untuk berbuat munkar.

Gaul boleh, Shaleh harus.

“Hai, orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, agar kamu mendapat kemenangan.” (Q.S. Al-Hajj : 7)

Islam Pengatur Pergaulan Laki-laki

Dalam Qur’an surah Al-Isra’ ayat 32, Allah SWT berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”

Dalam pergaulan antara pria dan wanita, islam mengatur supaya tidak melakukan zina dan juga perbuatan-perbuatan yang mendekati zina.

Ada 2 pintu yang tidak boleh diterobos, yaitu:

1. Ikhtilat

Ikhtilat adalah hubungan antara lelaki dengan seorang wanita yang telah melampaui batas, dan tidak didasari dengan kebutuhan yang sesuai dengan syariat.

Dari ikhtilat itulah nanti akan perkembang ke tahap selanjutnya yang lebih berbahaya.

2. khalwat

Khalwat berarti adalah perbuatan berdua-duaan di tampat yang sunyi atau terhindar dari pandangan orang lain, antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang bukan muhrim dan tidak teeikat pernikahan.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT

Rasulullah SAW pernah bersabda:

Janganlah salah seorang dari kalian, berdua-duan dengan seorang wanita. Karna syaitan akan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad)

Jangan asal nikmat, tapi ingat rasa menyesal yang menyusul.

Maka hati-hatilah dalam pergaulan, tundukanlah pandangan kontrol aura syahwat, jaga aurat, filter teman dan sahabat, hindari ikhtilat dan khalwat.

Oleh karena itu jagalah pergaulan, jangan sampai kita terjerumus dalam kemaksiatan yang menyebabkan seseorang nanti masuk ke dalam neraka, naudzubillahimindzalik..

Wallahu a’lam bis shawab

Wa akhiran, Undzur ma qola wa la tandzul man qola.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Membangun Generasi Islam yang Berakhlak Islami

Asslamualikum Wr.Wb

*Pembukaan seperti biasa atau buat semenarik mungkin

Sahabat muslim yang dirahmati Allah SWT..

Semakin maju dan tingginya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), tanpa didasari dan dilandasi Iman & Taqwa, yang mana hal ini lebih cepat pengaruhnya bagi masyarakat dunia khususnya dikalangan generasi muda di Indonesia ini.

Para jumhur Ulama berpendapat. salah satu cara untuk membangun generasi penerus Islam atau pemuda remaja Islam di zaman ini adalah dengan “Pendidikan Akhlak“.

Apa itu Akhlak?

Akhlak adalah adatul iradah (sesuatu yang telah menjadi kebiasaan). Akhlak merupakan salah satu bentuk pemberiaan dari Allah SWT, yang mana akhlak ini harus dibimbing dan diarahkan ke jalan yang benar menurut ajaran Islam.

Lalu apa pondasi akhlah bagi seorang muslim?

Pondasi akhlak bagi seorang muslim ialah aqidah yang benar dan lurus. Sebagaimana nasihat Luqmanul Hakim atau bisa kita sebut nasihat yang terpenting yang diabadikan dalam Al-qur’an:

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata  kepada anaknya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Tidak terlepas hanya dari kedua orangrtua saja, generasi mudanya pun harus menyadari bahwa mereka harus menjadi generasi yang menerapkan akhlak yang terpuji.

Karena mereka sebagai calon pemimpin yang disebutkan dalam Mahfudzot

شبان اليوم رجال الغ

“Pemuda hari ini adalah pemimpin hari esok.”

Mereka dituntun untuk memperdalam dan meningkatkan keyakinan dalam aqidah dan akhlak mereka. Sehingga menjadikan “Pendidikan Akhlak” bagi generasi muda ini.

Supaya menjadi generasi islami yang akan berkelanjutan atau terus menerus menjadi kebaikan yang ditanamkan dalam hati.

Serta cita-cita dalam menjadikan generasi islam yang islami juga akan terwujud.

Wallahu a’lam bis shawab..

Akhirul kalam.

Wassalamualaikum Wr.Wb..


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *